Tahukah anda apa yang dimaksud
denga SISITEM dan Informasi itu? Nah sekarang mari kit a baca tentang
pengertian nya, secara satu persatu. Semoga dengan adanya ini kita bisa paham
y!!!!!!
Sistem itu berasal
dari bahasa Latin (systēma) dan bahasaYunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan.
Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang
berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali
bisa dibuat.
Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang
saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item
penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan
dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan
sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu
rakyat yang berada dinegara tersebut.
Kata “sistem” banyak sekali digunakan dalam percakapan
sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan
untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi
beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan
benda yang memiliki hubungan di antara mereka.
Elemen sistem
Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem,
yaitu :
a.
Tujuan
Setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu
atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan
sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu
saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.
b. Masukan
Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang
masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan
dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak
tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang
tidak berwujud adalah informasi (misalnya permintaan jasa pelanggan).
c.
Proses
Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau
transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai,
misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang
tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah. Pada pabrik kimia,
proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat berupa
aktivitas pembedahan pasien.
d.
Keluaran
Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan.
Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan
laporan, dan sebagainya.
e. Batas
Yang disebut batas (boundary) sistem adalah pemisah
antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan
konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem. Sebagai contoh, tim
sepakbola mempunyai aturan permainan dan keterbatasan kemampuan pemain.
Pertumbuhan sebuah toko kelontong dipengaruhi oleh pembelian pelanggan, gerakan
pesaing dan keterbatasan dana dari bank. Tentu saja batas sebuah sistem dapat
dikurangi atau dimodifikasi sehingga akan mengubah perilaku sistem. Sebagai
contoh, dengan menjual saham ke publik, sebuah perusahaan dapat mengurangi
keterbasatan dana.
f.
Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik
Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan
dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik
ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah
untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.
g.
Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar
sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa
merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan
tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan
operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena
akan memacu terhadap kelangsungan hidup sistem.
Jenis-jenis sistem
Ada berbagai tipe sistem berdasarkan kategori:
·
Atas dasar keterbukaan:
·
sistem terbuka, dimana pihak luar dapat
mempengaruhinya.
·
sistem tertutup.
·
Atas dasar komponen:
·
Sistem fisik, dengan komponen materi dan energi.
·
Sistem non-fisik atau konsep, berisikan ide-ide.
Informasi
Informasi adalah pesan (ucapan atau
ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan.
Informasi dapat direkam atau ditransmisikan. Hal ini dapat dicatat sebagai
tanda-tanda, atau sebagai sinyal berdasarkan gelombang.
Para konsep
memiliki banyak arti lain dalam konteks yang berbeda.
1, Informasi bisa di katakan
sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau
instruksi
2.. Namun
demikian, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum
berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, Persepsi, Stimulus, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.
Dalam
beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang
telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan
intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi. Informasi
yang berupa koleksi data dan fakta seringkali dinamakan informasi statistik.
Dalam bidang ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau
ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai
pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi
dan alirannya.
Informasi
adalah data yang
telah diberi makna melalui konteks. Sebagai contoh, dokumen berbentuk
spreadsheet (semisal dari Microsoft Excel) seringkali digunakan untuk membuat
informasi dari data yang ada di dalamnya. Laporan laba rugi dan neraca
merupakan bentuk informasi, sementara angka-angka di dalamnya merupakan data
yang telah diberi konteks sehingga menjadi punya makna dan manfaat.
Etimologi
Kata informasi
berasal dari kata Perancis kuno informacion (tahun 1387) yang diambil dari bahasa Latin informationem yang
berarti “garis besar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam
“pengetahuan yang dikomunikasikan
Para Yunani kunokata untuk forma dalah (morphe; cf. morph) dan juga (eidos) “ide, bentuk, set”, kata yang terakhir ini biasa
digunakan dalam pengertian teknis filosofis oleh Plato (dan kemudian Aristoteles) untuk menunjukkan identitas yang
ideal atau esensi dari sesuatu (lihat Teori bentuk). “Eidos” juga dapat dikaitkan dengan pikiran, proposisiatau bahkan konsep.
Istilah informasi
Banyak orang
menggunakan istilah “era informasi”, “masyarakat informasi,” dan teknologi informasi, dalam
bidang ilmu informasi dan ilmu komputer yang sering disorot, namun
kata “informasi” sering dipakai tanpa pertimbangan yang cermat mengenai
berbagai arti yang dimilikinya.
Sebagai masukan sensorik
Seringkali
informasi dipandang sebagai jenis input ke sebuah organisme atau sistem. Beberapa masukan penting untuk
fungsi organisme (misalnya, makanan) atau sistem (energi) dengan sendirinya. Dalam bukunyaSensory Ecology, Dusenbery
menyebutkan itu kausal input . input lainnya (informasi) yang penting hanya
karena mereka berhubungan dengan kausal input dan dapat digunakan untuk memprediksi
terjadinya masukan kausal di lain waktu (atau mungkin tempat lain). Beberapa
informasi adalah penting karena asosiasi dengan informasi lain harus ada
koneksi ke kausal input. Dalam prakteknya, informasi biasanya dilakukan oleh
rangsangan yang lemah yang harus dideteksi oleh sistem sensorik yang khusus dan
diperkuat oleh input energi sebelum mereka dapat berfungsi untuk organisme atau
sistem. Misalnya, cahaya sering merupakan masukan kausal ke tanaman, tetapi
memberikan informasi kepada hewan. Berwarna terang tercermin dari bunga terlalu
lemah untuk melakukan banyak pekerjaan fotosintesis, tetapi sistem visual dari lebah
mendeteksi dan sistem saraf lebah menggunakan informasi untuk memandu lebah
kepada bunga, di mana lebah untuk menemukan nectar atau pollen, yang merupakan masukan kausal, melayani fungsi
nutrisi.
Sebagai representasi dan
kompleksitas
Ilmu Kognitif dan terapkan matematika Ronaldo Vigo berpendapat
bahwa informasi adalah sebuah konsep relatif yang melibatkan setidaknya dua
entitas yang terkait dalam rangka masuk akal. Ini adalah: setiap kategori
didefinisikan dimensi-objek S, dan setiap tindakan R. R, pada dasarnya, adalah
representasi dari S, atau, dengan kata lain, membawa atau menyampaikan
representasional (dan karenanya, konseptual) informasi tentang S. Vigo kemudian
mendefinisikan jumlah informasi yang disampaikan R tentang S sebagai tingkat
perubahan dalam kompleksitas dari S setiap kali objek dalam R dihapus dari S.
bawah “informasi Vigo”, pola, invarian, kompleksitas, representasi, dan lima-informasi dasar ilmu universal yang bersatu
di bawah kerangka matematis baru.[4] dengan kata lain, kerangka kerja ini bertujuan
untuk mengatasi keterbatasan informasi Shannon-Weaver ketika mencoba untuk mengkarakterisasi dan
mengukur subjektif informasi.
Pengertian
Sistem Informasi Menurut Para Ahli - Secara umum Sistem informasi dapat
didefinisikan sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi
yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media
prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur
komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal
kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan
eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan
keputusan.
Definisi Sistem Informasi -
Menurut Mc leod Sistem Informasi merupakan sistem yang mempunyai kemampuan
untuk mengumpulkan informasi dari semua sumber dan menggunakan berbagai media
untuk menampilkan informasi
Sistem informasi adalah suatu
sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan
transaksi harian yang mendukung fungsi organisasi yang bersifat manajerial
dalam kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada
pihak luar tertentu dengan laporan – laporan yang diperlukan. (Tata Sutabri,
S.Kom., MM, 2005:36)
Sistem
informasi adalahsistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan
kebutuhan pengolahan transaksi harian, membantu dan mendukung kegiatan operasi,
bersifat manajerial dari suatu organisasi dan membantu mempermudah penyediaan
laporan yang diperlukan. (Erwan Arbie, 2000, 35).
Sistem informasi adalah data yang dikumpulkan,
dikelompokkan dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah satu kesatuan
informasi yang saling terkait dan saling mendukung sehingga menjadi suatu
informasi yang berharga bagi yang menerimanya. (Tafri D. Muhyuzir, 2001, 8).
Menurut O’Brien (2005, p5), sistem
informasi adalah suatu kombinasi terartur
apapun dari people (orang), hardware (perangkat keras), software (piranti
lunak), computer networks and data communications (jaringan komunikasi), dan
database (basis data) yang mengumpulkan, mengubah dan menyebarkan informasi di
dalam suatu bentuk organisasi. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar
2.1 tentang komponen sistem informasi.
Gambar
Komponen Sistem Informasi.
Leitch Rosses
(dalam Jugiyanto, 2005 : 11) mengemukakan sistem informasi adalah
suatu sistem didalam organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolah
transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi
dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan
laporan-laporan yang diperlukan.
Menurut Lani Sidharta (1995: 11), “Sebuah sistem
informasi adalah sistem buatan manusia yang berisi himpunan terintegrasi
dari komponen – komponen manual dan komponen – komponen terkomputerisasi yang
bertujuan untuk mengumpulkan data, memproses data, dan menghasilkan informasi
untuk pemakai”
Sistem informasi didefinisikan Robert
A. Leitch dan K. Roscoe Davis dalam buku Jogiyanto HM., (1999: 11),
“Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi
yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi,
bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan
pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.”
Menurut Gordon B. Davis (1991: 91),
“Sistem informasi adalah suatu sistem yang menerima masukan data dan
instruksi, mengolah data tersebut sesuai dengan instruksi dan mengeluarkan
hasilnya.”
Suatu sistem informasi
pada dasarnya terbentuk melalui suatu kelompok kegiatan operasi yang tetap,
yaitu:
1. Mengumpulkan
data
2. Mengelompokkan
data
3. Menghitung
4. Menganalisa
5. Menyajikan
laporan
Sasaran sistem informasi
adalah:
·
Meningkatkan penyelesaian tugas.
·
Pemakai harus lebih produktif agar menghasilkan
keluaran yang memiliki mutu yang tinggi.
·
Meningkatkan efektifitas secara keseluruhan.
·
Sistem harus mudah dan sering digunakan.
·
Meningkatkan efektifitas ekonomi.
·
Keuntungan yang diperoleh dari sistem harus
lebih besar dari biaya yang dikeluarkan.
Sistem informasi dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang
terintegrasi secara optimal dan berbasis komputer yang dapat menghimpun dan
menyajikan berbagai jenis data yang akurat untuk berbagai macam kebutuhan.
Mungkin masih banyak lagi pengertian tentang SISTEM, INFORMASI, bahkan
tentang pengertian sitem informasi menurut para ahli yang lainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar